Tugas Review Materi ( kalimat pada soal TWK Tes CPNS )

video 1

https://www.youtube.com/watch?v=2QnMal-ur7E 

a.     Kalimat efektif merupakan kalimat yang disusun berdasarkan kaidah-kaidah berlaku

b.   Kalimat dinyatakan efektif apabila memiliki unsur yang utuh dan tepat, seperti adanya subjek, predikat, dan sebagainya

c.    Kalimat efektif harus mudah dimengerti, dapat mengungkapkan maksud penulis, serta tidak mengandung maksud yang lain atau rumpang

d.     Ciri kalimat efektif :

ü  Hemat kata : tidak menggunakan kata-kata mubazir, tidak menjamakkan kata yang sudah berbentuk jamak, dan tidak mengulang subjek.

Contoh :

Para tamu-tamu                       (tidak efektif)

Para tamu                                (efektif)

Keterangan : kata “para” sudah bermakna jamak, sehingga tidak perlu menuliskan kata “tamu-tamu” yang juga bermakna jamak.

Hadirin sekalian mohon berdiri          (tidak efektif)

Hadirin dimohon berdiri                     (efektif)

Keterangan : kata “hadirin” sudah bermakna jamak, sehingga tidak perlu menambahkan kata “sekalian” setelah kata “hadirin”.

ü  Pilihan kata yang tepat : tidak boleh mengandung makna yang berlawanan atau menggunakan beberapa makna sama (sinonim) dalam satu kalimat.

Contoh :

Yoko mengiris dan memotong wortel di dapur            (tidak efektif)

Yoko memotong wortel di dapur                                (efektif)

Keterangan : kalimat tersebut tidak efektif karena “mengiris” dan “memotong” memiliki makna yang sama, cukup gunakan salah satu saja.

 

Sejak dari pagi dia merenung             (tidak efektif)

Sejak pagi dia merenung                    (efektif)

Keterangan : kata “sejak” dan :dari” adalah sinonim, sehingga digunakan salah satunya.

ü  Bahasa logis : informasi yang disampaikan dalam kalimat harus dapat diterima akal dan nalar.

Contoh  :

Waktu dan tempat kami persilakan                            (tidak efektif)

Kepada Gubernur Jawa Tengah, kami persilakan             (efektif)

Keterangan : tidak logis kalau yang dipersilakan adalah “waktu dan tempat” nya.

Jenazah Wanita yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar-mandir di sekitar pasar (tidak efektif)

Sebelum meninggal, Wanita yang ditemulan jenazahnya itu sering mondar-mandir di sekitar pasar (efektif)

Keterangan : kalimat harus diperjelas dengan kata “sebelum meninggal” supaya tidak ambigu.

ü  Sesuai PUEBI (Pdoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) : penulisan kaliamt efektif bahasa Indonesia mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) atau Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Contoh  :

Adi membaca, merangkum dan analisa data dari teks bacaan (tidak efekktif)

Adi membaca, meranglum, dan menganalisis data dari teks bacaan      (efektif)

Keterangan : kata “menganalisis” sesuai dengan ejaan yang benar, bukan “Analisa”.

Toko itu menjual berbagai barang yang mempunyai kwalitas bagus namun berharga murah (tidak efektif)

Toko itu menjual berbagai barang yang mempunyai kualitas bagus namun berharga murah (efektif)

Keterangan : kata “kualitas” adalah kata baku yang sesuai dengan PUEBI, bukan “kwalitas’.

video 2
https://www.youtube.com/watch?v=75Y55HQVYHs 

Kalimat efektif merupakan kalimat yang penulisannya seusai dengan kaidah Bahasa atau tata bahasa serta dapat menyampaikan informasi secara tepat. Kalimat efektif juga disebut sebagai kalimat baku. Dikatakan efektif apabila suatu kalimat tidak memilik kemungkinan ambiguitas dalam penyampaian informasinya kepada pembaca atau pendengarnya. Kesalahan utama Ketika seseorang membuat kalimat efektif ialah penggunaan kata-kata yang keterangannya menyulistkan orang lain sulit memhamainya. Oleh sebab itu, Ketika menuliskan kalimat efektif, hendaknya menghindari kata-kata yang bisa menyebabkan makna ganda atau ambigu. Memiliki ciri-ciri :

1.      Memiliki minimal objek dan predikat

2.      Hemat dalam penggunaan kata-kata

3.      Menyampaikan informasi di dalamnya secara logis

4.      Penulisannya sesuai denga Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) atau dulu disebut dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

5.      Kalimat efektif tidaklah ambigu

Contoh :

-          Kesepadanan struktur

·         Kalimat yang dibuat harus mengandung unsur klausa minimal yang lengkap, yakni subjek dan predikat.

·         Jangan menyimpan kata depan (preposisi) di depan subjek karena akan mengaburkan pelaku di dalam kalimat tersebut.

Contoh kalimat efektif dan kalimat tidak efektif  :

Bagi semua peserta diharapkan hadir tepat waktu.            (tidak efektif)

Semua peserta diharapkan hadir tepat waktu.            (efektif)

Hati-hati pada penggunaan konjungsi yang di depan predikat karena membuatnya menjadi perluasan dari subjek.

Contoh :

Dia yang pergi meninggalkan saya.         (tidak efektif)

Dia pergi meninggalkan saya.                  (efektif)

Tidak bersubjek ganda, bukan berarti subjek tidak boleh lebih dari satu, namun lebih ke arah menggabungkan subjek yang sama.

Contoh :

Adik demam sehingga adik tidak dapat masuk sekolah.    (tidak efektif)

Adik demam sehingga tidak dapat masuk sekolah.      (efektif)

-          Kehematan Kata

Kata Jamak

Para siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi. (tidak efektif)

Para siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi. (efektif)

Kata Sinonim

Ia masuk ke dalam ruang kelas.               (tidak efektif)

Ia masuk ruang kelas.                               (efektif)

-          Kesejajaran Bentuk

Contoh :

Hal yang mesti diperhatikan soal sampah adalah cara membuang, memilah, dan pengolahannya. (tidak efektif)

Hal yang mesti diperhatikan soal sampah adalah cara membuang, memilah, dan mengolahnya. (efektif)

-          Ketegasan Makna

Contoh :

Kamu sapulah lantai agar bersih!                   (tidak efektif)

Sapulah lantai rumahmu agar bersih!             (efektif)

-          Kelogisan Kalimat

Contoh :

Kepada Bapak Kepala Sekolah, waktu dan tempat kami persilakan. (tidak efektif)

Bapak Kepala Sekolah dipersilakan menyampaikan pidatonya sekarang. (efektif)

video 3

https://www.youtube.com/watch?v=zkud5IltJIU 

·                Tips dan Trik Kalimat Baku :

a)      Tidak dipengaruhi bahasa daerah, bahasa tutur, atau bahasa asing

b)      Tidak rancu

c)      Tidak mengandung kata yang mubazir

d)     Penyusunan kata yang benar

·                Tips dan Trik Kalimat Efektif

a)      Memiliki struktur bahasa seimbang (subjek dan predikat jelas)

b)      Menggunakan kata-kata yang sepadan atau sederajat. Misalnya, awalan dengan nomina maka seterusnya harus terdapat nomina

c)      Ketegasan kata dengan tidak terdapat pengulangan kata atau penggunaan kata yang tidak sesuai

·                Tips dan Trik Kalimat Majemuk

a)      Kata hubung Kalimat Majemuk Setara : dan, tetapi, bahkan, atau, lalu, lantas

b)      Kata hubung Kalimat Majemuk Bertingkat : jika, kalau, manakala, maka, sehingga, andaikata, meskipun, walaupun, supaya.

Kata hubung Kalimat Majemuk Campuran : adalah kata penghubung pada kalimat majemuk setara dan bertingkat. 

Komentar

Postingan Populer